Dalam penggembalaan, pertumbuhan rohani tidak terjadi secara tiba-tiba. Tuhan membentuk kita melalui proses yang sederhana, yaitu kesetiaan dalam perkara kecil. Yesus berkata bahwa siapa yang setia dalam perkara kecil, ia juga akan setia dalam perkara besar.
Dalam Lukas 16:10, Yesus mengajarkan sebuah prinsip yang sangat penting bagi pertumbuhan rohani. Siapa yang setia dalam perkara kecil, ia juga akan setia dalam perkara besar. Prinsip ini menjadi dasar dalam kehidupan penggembalaan.
Seringkali kita ingin dipercaya dalam tanggung jawab yang besar, tetapi Tuhan terlebih dahulu melihat bagaimana kita menjalani hal-hal kecil: setia berdoa, setia beribadah, setia dalam tugas sederhana, dan taat pada arahan rohani. Dari situlah karakter kita dibentuk.
Penggembalaan melatih hati kita untuk rendah hati dan taat. Ketika kita mau dibimbing dan setia dalam hal kecil, kita sedang bertumbuh menuju kedewasaan rohani. Kedewasaan bukan tentang jabatan, tetapi tentang konsistensi, tanggung jawab, dan hati yang bisa dipercaya.
Karena itu, jangan remehkan perkara kecil. Justru melalui kesetiaan dalam hal-hal sederhana, Tuhan sedang mempersiapkan kita untuk perkara yang lebih besar. Setia dalam perkara kecil adalah jalan menuju kedewasaan rohani.